""

Tebo Top

Wadah Bagi Komunitas dan Masyarakat di Kabupaten Tebo dengan 4 aspek yaitu; Agama, sosial, seni dan budaya serta Ekonomi Kreatif

Breaking


Wednesday, December 5, 2018

Pendewasaan Adalah Proses

Ilustrasi : Googling

Dalam hidup ini  selalu  ada kaitannya dengan masalah, guru terbaik adalah pengalaman atau suatu peristiwa yang mengajarkan istilah dalam berproses, pertanyaannya apakah ada proses alam?
Bicara rinci pasti kita akan bicara data,namun disini saya akan membahas, proses berdasarkan logika dan nalar.

Ada Teori yg sering kita dengar "Usaha tidak akan mengecewakan hasil"
secara gamblang teori tersebut ada penekanan angan yang berasumsi kemungkinan (hidup itu mungkin yang pasti mati), Semestinya paradigma atau kerangka berpikir  ini bisa membelenggu pikiran untuk berbuat baik dan berkarya, namun yang sering terjadi pengharapan yang besar tidak sesuai dgn usaha yg di kerjakan.

Yuk...kita fokus pada judul diatas "Pendewasaan adalah Proses" biar tidak salah dalam penafsiran.
kita mulai dulu dari kata gagal, Gagal adalah tidak berhasil,tidak tercapai (maksudnya) keinginan  untuk menjadi juara tidak seperti yang di harapkan. Ketika kita mengalami hal ini, sudah bisa di pastikan para sahabat dan teman kita bilang " yang sabar ya..." orang-orang akan bicara seperti itu, bahkan keluarga  pun ikut -  ikutan  mengucapkan kalimat  yang sama.

Padahal ada banyak konsepsi yg harus di jamah. Sebaliknya ketika kita menang semua teman, sahabat, kerabatpun tak hanya diam, bahkan semua orang akan berucap selamat ya, sukses terus ya,dan lain - lain.

Berpikir dan berjiwa besar adalah sebuah konsep akademik yang diambil dari realita saat itu. Dizamannya teori ini selalu jadi inspirasi (Ilham) bagi siapa saja,baik yang  kalah ataupun pemenang. Dalam konteks bisnis semua pengusaha berbicara saya akan jadi pemenang, dalam konteks politikpun demikian, untuk menjadi pemenang semua orang akan melakukan hal-hal diluar nalar seakan lupa bahwa sudah ada yang mengatur dan tidak perlu mengatur. Maaf ya... Malah jadi serius nih, hehehe...

Ayo kita bicara dasar  terlebih dahulu agar kita selalu woles (Qona'ah) ada tiga kata yang menjadi dasar menurut persi saya, pertama Tersisih,  kedua terkucil dan yang ketiga adalah tersingkir (semuanya berat bro ). Tiga kata ini adalah proses penentuan saat kita mengikuti arena apapun.
loh kok seperti itu? Iya dong.

Berproses itu akan indah jika kita semua memegang mistar di otak (penggaris yang tersimpan di pikiran yang mengelola hawa nafsu ketika kita mengikuti arah yang salah) semua akan kembali pada sebab akibat yg dikontrol oleh mistar otak, dan  kita ingat dengan risiko yang akan terjadi, inilah sebenarnya proses pendewasaan yang saya maksud.

Resapi dan hayati dengan asa yang kuat,semuanya akan terjawab oleh waktu.
Hanya saja kita melupakannya dan menganggap semua itu tidak terlalu penting, bahkan kita tidak  pernah mau tau jika kita gagal kita akan seperti apa,
percayalah dari ketiga kata dasar yang saya ceritakan diatas mampu membuat kita enjoy dalam arena mana saja,karena kita sudah tau sebab akibat dari peran yang kita mainkan.

Harapannya adalah berproses lah dengan cinta, berkompetisilah dengan asik, jangan pernah keluar dari ranah sportif, karena dalam hidup ini ada makna yang sangat elok jika pemanfaatan nya di dasari oleh ikhlas.

Selamat beradaptasi, bertoleransi dan berproses.

Top Top Top
Tebo Makin Top!!!

Oleh : Fajrian Idris

No comments:

Post a Comment