""

Tebo Top

Wadah Bagi Komunitas dan Masyarakat di Kabupaten Tebo dengan 4 aspek yaitu; Agama, sosial, seni dan budaya serta Ekonomi Kreatif

Breaking

Thursday, July 30, 2020

Pembelajaran Cinta Peduli Serta Pengorbanan Dari Kisah Keluarga Nabi IBRAHIM A.S.


Top Top Top
Tebo Makin Top

Setiap tanggal 10 Djulhijjah Penanggalan Hijriyah. Umat Islam dunia Merayakan peringatan Idul Adha. Melalui Peringatan Tersebut banyak pesan yang bisa dipetik dan diambil oleh umat Islam di dunia. Idul Adha yang identik dengan Kisah nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S. Selain Peristiwa tersebut. Ada hal lain yang bisa kita semua maknai tentang Kehidupan Keluarga Nabi Ibrahim A.S


Berikut ini Pembelajaran yang bisa kita maknai dari Kisah Keluarga Nabi Ibrahim:

1. Pengorbanan Cinta seorang Istri Kepada Suaminya.

Zaman modern ini, Kita dikenalkan dengan istilah Perebut laki orang atau sebaliknya Perebut Suami orang. Namun tahukan anda Nabi Ibrahim punya Istri yang punya cinta besar dan mau berkorban untuk berbagi cinta nya dengan wanita lain. Siapakah dia. Ia adalah SITI SARAH yang mau menerima wanita lain untuk dijadikan pasangan bagi suaminya yaitu Nabi Ibrahim A.S. Tindakan Siti Sarah dilakukan agar suami nya dapat mempunyai Kerturunan. Siti sarah sebagai contoh Istri yang punya hati mulia peduli dan cinta mau berkorban untuk agama dan Suaminya.

2. Perjuangan Seorang Ibu

Tatkala Istri Pertama Siti Sarah di landa cemburu. Akhirnya,  Siti hajar yang telah memilki anak yaitu Nabi Ismail A.S. Harus di pisahkan dari Siti Sarah. Dibawalah Siti Hajar dan Ismail kecil kesebuah tempat yang tandus dan kering. Sebagai seorang ibu yang punya anak kecil. Perempuan mana yang sanggup ditinggal di sebuah tempat yang kering dan tandus? Siti hajar pun dengan Ikhlas harus bersedia di tinggalkan suaminya seorang diri. Semua itu bentuk ketaatan dan cinta terhadap Tuhan yang Siti Hajar yakini apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim A.S merupakan sebuah Perintah dari ALLAH S.W.T.

Peristiwa ini pun terekam menjadi ibadah Sa'i yang dilakukan umat islam saat Ibadah haji. Merupakan Peristiwa tatkala Siti hajar mencari sumber makanan/minuman dari bukit shofa dan marwa. Bolak-balik Tujuh Kali di sana.

Selain itu,buah dari pengorbanan Siti hajar menjadi kehidupan bagi umat sesudahnya. Setelah pada batas akhirnya. Muncullah mata air yang kita kenal dengan ZAM-ZAM sebagai bentuk pertolongan ALLAH S.W.T Bagi manusia yang bersabar. Artinya doa seorang ibu seperti mata air Zam-zam yang tidak akan pernah habis. Sayangilah Ibu mu.

3. Kepedulian Ayah dan Anak.
Seorang Ayah juga punya hubungan yang erat dengan anaknya. Suatu hari, Ibrahim bermimpi diperintahkan untuk menyembelih anak yang ia sayangi.

"Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu?" ucap Ibrahim kepada Ismail, sesuai surat As-Saffat ayat 102.

Dengan berserah diri kepada Allah, tanpa ragu Ismail mengemukakan jawabannya.

"Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar," balas Ismail.

Ibrahim dan Ismail pun melaksanakan perintah Allah tersebut. Sebelum penyembelihan, Ismail menyampaikan sejumlah permintaan kepada Ayahnya.

Pertama, Ismail meminta untuk diikat dengan tali agar tidak meronta. Kedua, meminta agar pisau diasah dengan tajam agar tidak kesakitan.

Kedua permintaan tersebut bertujuan agar Ibrahim tak bersedih hati saat menyembelihnya.

Ismail juga meminta agar pakaian yang dikenakannya saat itu diberikan kepada ibunda tercinta, Siti Hajar sebagai kenang-kenangan.

Ibrahim pun mulai menyembelih Ismail dengan membaringkan anaknya. Namun, pisau tajam itu tak mampu menyembelih Ismail yang berserah diri.

Allah lalu mengganti Ismail dengan seekor kambing.

"'Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.' Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar," firman Allah dalam surat As-Saffat 104-107.


Kisah Di atas menjadi bentuk ibadah Kurban di Perayaan Idul Adha Sebagai simbol manusia memberikan sebuah hadiah kepada Tuhan atas dasar Kecintaan Kepada sang Pencipta. Memberikan yang terbaik dan dilandasi dengan Ke ikhlasan. Bentuk ketaatan yang luar biasa dari peristiwa seorang ayah dan anak yang saling mengasihi satu sama lain.

Semoga Apa yang anda baca membawa kebaikan dan menjadikan kita manusia yang lebih baik di masa akan datang. Selamat berkurban dan Selamat Hari Raya Idul Adha.

Salam Dari kami
Tebo Top

Top Top Top Tebo Makin Top

By Tebo Top Multimedia.



No comments:

Post a Comment